Bahkan lebih, sangat luar biasa… aku takkan bosan mengatakan ini, kamu luar biasa, sungguh. You did well.
entah dimana purnama berlabuh malam ini, aku belum melihat cahayanya. Mungkin di tempatmu terlihat? — jika memang iya, bukankah bulannya indah malam ini? haha takkan kulupa kamu pernah mengatakan ini saat waktu bersama dulu, memang bukan khusus untukku seorang…
salah gak kalau kubilang disitu, kamu menyampaikannya khusus hanya untukku? iya lah! saat itu ada 1000 pendengar lebih yang mendengar siaran radiomu. Jelas aku tahu fakta itu, dan malah lebih membuang pikiran rasional untuk disadarkan, aku jelas menolak disadarkan hehehe… entah pengaruh endorfin atau apa, yang jelas kamu akan merasa dunia hanya milik berdua. Tak perlu kujelaskan rasanya, kamu pasti paham — suatu saat nanti (?).
Ini gak baik, tapi kamu orang yang baik :) aku serius lho!
meski indah tapi itu hanya nikmat seperti secangkir kopi instan saset.
Menyesal? malah itu menjadi sangat indah buat kukenang. Aku sempat kepikiran kalau kamu pandai nyepik, semua yang kudengar halus banget di telinga, terus kucerna dan diterima dengan mudah sama hatiku. Kamu — anti romantic, ternyata. Gak perlu kuperjelas, ya, karena nanti sakit hati.
Awalnya mungkin sedih, marah, kecewa.
tapi lebih banyak sayangnya, gimana dong?
Duh! kenapa tiba-tiba lagu galau yang keputar di playlistku, untung bahasa asing — kalo kumengerti nih pasti mataku udah kayak waterfall… lebay, gak sih?
Serius deh! 100 energi itu banyak bantu aku, lebih berkembang… iya! ngembangin perasaanku ke kamu — sampai aku ngerasa bukan aku. Ihh kamu emang pintar nyepik tauuu! aku ketularan kamu. salah kamu pokoknya.