Rindu Tak Bertepi

Abil
1 min readMar 20, 2023

--

Airmata itu terlihat biasa, mungkin juga sia-sia. Dan tersenyum adalah cara yang tepat untuk menutup luka.

Aku sudah terbiasa…

perpisahan…

bukan hal yang mengejutkan

kisah ini bukan tentang kehilangan ataupun melupakan

ini sebuah janji yang kita jadikan sebuah ikatan

kesetiaanku menunggu pada depan pintu terbuka akan terbentang dengan senyum hangat yang kuberikan.

aku hanya perlu berlari dari masa lalu

bukan karena apa-apa, aku takut takkan bisa menahan diri jika rindu ikut berperan. yang kutebak akan menambah kekacauan, luka, dan tangisan.

luka manis yang tidak sengaja aku ciptakan dan enggan aku sembuhkan

meski bukan kemarin atau hari ini

kamu akan kembali

menyapa dalam mimpi-mimpi

selalu kunanti

namun, malam-malam syahdu

aku mendapati huruf-huruf penyusun namamu

menggelayuti denyut dan degup jantungku

ini adalah dan hanyalah aku-rindu-kamu

jika saatnya nanti kita ditakdirkan untuk tidak bertemu

kau tahu?

biarkan saja aku menjadi pemuja atas semua puisi tentangmu

dan menganggap semua ini akan menuntun pada kesungguhan rasaku

ketika tuhan benar-benar tak mengizinkannya,

maka aku tak miliki kuasa

tapi rindu itu tetap deras saja.

--

--

Abil
Abil

Written by Abil

Aksara cinta untuk Zhong Chenle

No responses yet